Showing posts with label analogue. Show all posts
Showing posts with label analogue. Show all posts

Saturday, February 23, 2013

Analogue-digital photo hack: cheap way to digitalize your processed films.

This might be already been thought about by other people, but i will try to share what i found out today.

So, looking at my pile of film negatives, and not having a film scanner at hand, i decided to try and take pictures of them using my camera phone. Under a fair light, i took a picture of it, resulting a negative picture. Then i figure, how about i use my camera apps to invert it from negative to positive (color photos). So, i used 'vignette' apps, took a picture and set the filter to negative. You can see the results below. I posted both color and black and white pictures.
It does not produce a focused pictures, thanks to the limit of my camera phone. But you might have a better camera on your phone, and with proper light, voila! Instant film scanning :)

Just the right choice if you are, like me, can't wait to get your pictures uploaded and shared to the rest of the world.

I will post some more ideas in the future, i hope :)

Cheers,
Niki

All pictures are my collection and the for for yours to enjoy. Make your own and let's create more :)

Friday, July 20, 2012

Penida and Lembongan - some tension reliever, mind, body and soul.

The Trip started on Saturday morning. The group of 5 interesting women with a sea-riden guy. 

Started from Sanur, with the Maruti fast boat departing at 09.00 AM.
It cost 65k IDR /person
Our destination was Nusa Penida. 
The purpose: Praying in the Temples of Dalem Ped and Giri Putri Cave
I've only known how the plan was when we were waiting for the boat, all i brought was T-shirts and snorkeling gear. I borrowed "kamen"(balinese style cloth to wrap your lower part of body) from my friend.
So that I could enter the Temples.
Here's how the other looked like, all dressed up to visit the temples.
On the yards of Dalem Ped Temple

After finishing at Dalem Ped Temple, From the Pura Segara to the Pura Penataran Agung (I will have to get back to you on that), we continued our journey to the most visited Temple in Nusa Penida.
The Giri Putri Temple, Which is located in a Cavern in the hill.

Here is the view of the ocean, just opposite frome the stairs to Giri Putri Temple.
Fisherman boats at Nusa Penida
 and then we started climbing the stairs, it was already noon, and the sun is schorching hot.
With an offering for the Gods and some cameras, we went uphill to the entrance of the cavern.

steep stairs to Giri Putri Temple
Halfway to the entrance of Giri Putri Temple

Another view of the Shore

Entrance to the Giri Putri Temple
Praying at the entrance of Giri Putri Temple
After praying for blessing to advance, we entered the cavern, the opening was a small hole that we have to squat and crawl to advance. it was probably some 50 meters until the ceiling of the cave became higher and expanded into a big dome.
and then My camera became unusable :p


We got out of the cave after a series of ritual and ceremonies.
The weather was clear, the sky's blue, and here comes the fun side of our vacation.



We arrived at Lembongan Island by 4 PM and after some time walking (it was a long walk really)
we arrived at the bungalow, rest our feet and freshen up, and watch the sunset.

and the rest is total fun :)











Friday, May 18, 2012

Bali log date: 18.05.2012 - Safari on the island

this is taken, maybe 1--2 months ago.
and after awhile, i managed to process the film,

This one below is one of the endemic animal of indonesia.
the rest, are animals lives troughout the world.
All found in Bali Safari and Marine Park.

babirousa

primate environtment

tiger

sumatran elephant show

hippo

zebra

onyx

oversized-horned bull (forgot the name)
All pictures are taken with an analog Gakkenflex Camera.
Copyright of Niki Kurniawan.


Saturday, March 24, 2012

Bali Log Date: 27 Feb 2012 - blank film rolls


Senin, 27 Februari 2012
Kembali memulai minggu di akhir bulan ini, setelah akhir minggu sebelumnya saya habiskan dengan mengombinasikan antara kesenangan dan  kegiatan berbenah. Ya, akhir minggu adalah waktu saat saya membersihkan dan merapikan (memindahkan barang-barang ke salah satu sudut) kamar saya. Mencuci baju kotor, menyortir benda-benda yang tidak terpakai, dan mengatur kembali tata letak di kamar sewaan saya yang sederhana.
Selain itu, saya pun memanjakan diri dalam hobi dan kegiatan kesukaan saya, yaitu:
Berbicara sesuka hati, memotret tanpa memikirkan hasilnya, bertemu orang-orang yang menarik, menuju pantai dan membasahi alat snorkeling saya dengan asinnya air laut, dan berkumpul bersama teman-teman Lomonesia Bali + Semut Ireng + teman lain sesama pencinta foto (baik difoto maupun memfoto). Hari yang menyenangkan dan melelahkan, diakhiri dengan harap-harap cemas apa yang terjadi dengan rol film yang sudah saya gunakan.

Kemudian hari ini, 3 rol film kosong menyambut malam hari saya. Reaksi saya adalah? Senyum simpul.  Dan kemudian membicarakan hal-hal lain, sambil tetap meratapi kegagalan itu. Bukan sepenuhnya salah saya, hanya terlupa, bahwa film yang saya pakai sudah terlalu lama kadaluarsa. Dan itu artinya, masih ada beberapa rol film lagi yang terbuang sia-sia, yang saya beli bersama dengan 3 rol yang menghasilkan gambar kosong. 
(ternyata tidak kosong)






Pikiran saya pun melayang merambahi kekosongan, dan secara acak mulai menimbulkan imaji-imaji, potongan-potongan gambar dari waktu yang sudah lalu. Yang kemudian secara perlahan menjadi kabur, memburam dan kemudian menjadi gelap, sama seperti rol film saya.
(sepertinya jauh di lubuk hati saya, kesedihan melanda, tetapi saya hanya tidak ingin mengakuinya saja)
Selanjutnya, setelah sekian lama saya tidak menyempatkan diri untuk menulis sambil berpikir dan membiarkan memori saya menari, dan bermain dengan kata-kata. Ke-sibuk/santai-an saya membuat saya melupakan ritual ini, yang membantu saya merasa berada dalam gelembung pribadi tanpa batas, bebas melakukan apa saja. Menguntai kata-kata menjadi fantasi sekaligus nyata dengan pikiran saya sebagai batasannya.
Kata-kata di kepala saya sedemikian banyaknya, sampai terkadang saya merasa, hal itu-itu sajalah yang saya pikirkan, karena hal-hal lain tertumpuk di setiap lekuk dan cekungan lipatan otak saya dan tidak mampu untuk keluar akibat ukurannya yang kecil dan perilakunya yang malu-malu.
(dan sekarang saya mulai mempersonifikasikan kata-kata)
Apakah ini berarti saya seorang yang kaya akan informasi, atau tidak mau memilih? Apakah saya seorang yang tanpa tujuan, atau kurang serius dalam menentukan prioritas? Semua jawaban bisa benar, dan salah (sekali lagi saya tidak mau menentukan sikap). Setiap saat saya berkontemplasi dan memikirkan hal-hal di tahap filosofis, tanpa keinginan untuk menjejak, karena menjejak dan berakar adalah hal yang membuat saya tidak lagi merasa bisa untuk terbang, dan terbang merupakan hal yang sangat saya sukai.
(berenang adalah hal terdekat pada keinginan saya untuk bisa terbang, karena saat itu saya merasa bebas, walaupun udara yang saya miliki terbatas)
Impian, membuat kita berusaha, untuk melakukan lebih dari yang sudah kita lakukan, memunculkan ide-ide berani, yang dapat terkesan gila, namun dengan logika yang tepat, menjadi suatu hal baru yang akan mewarnai hidup anda. Saya, dengan segala keterbatasan saya, selalu bermimpi, dan ya, mimpi saya banyak, gila, dan kadang tanpa logika. Berpikir terkadang demikian melelahkan, sehingga saya bertindak saja, dan kemudian mendapatkan pelajaran darinya.
Waktu pun terus berlalu, dan saat ini, waktu menunjukkan pukul. Sebelas. Tiga puluh tujuh menit. Dan empat puluh detik. Goong…
Niki, Denpasar
Bulan ke delapan, kembali dari awal.
dan saya pun terbang

Thursday, February 23, 2012

My First Stop Motion

Have you ever wonder how movie were made in the analogue era?
this is the rough version of a movie, stop motion style.

Made with Lomokino super 135 movie maker

Enjoy!

Niki, denpasar - feb 23